Minggu, 30 Maret 2014

Catatan Harian Linda Novlinda 2004



EVALUASI rek?
Cianjur, 12 Juli 2004

                Menyenangkan sekali, ketika orang-orang terdekat bersedia menunjukkan kekuranganku.Aku memang membutuhkan penilaian orang lain karena aku tidak mampu menjamah sisi-sisi kebiasaanku yang tidak terjaring oleh kesadaran tertinggiku.Beberapa diantaranya mengatakan, aku egois,galak dan jutek.Sebenarnya,aku sangat ingin berterimakasih untuk penilaian mereka itu.Tapi saat ini, keadaannya sedang tidak kondusif bagiku.Ruhku sedang kering hingga meresponnya pun jadi kurang menyenangkan.Berharap siapapun yang memberi penilaian terhadap sikapku tidak merespon balik dengan respon yang kulontarkan,didepan atau dibelakang mereka.Sebab keadaan itu hanya sesaat saja.Dilain waktu dan kesempatan,aku biasanya cepat menguasai kemarahan yang muncul pada saat itu.Hanya sesaat!
                                                                                *****

MANUSIA RESE
Cianjur, 15 Juli 2004

                Aku tidak ingin menambah masalah lebih keruh lagi.Kali ini aku harus mampu menahan diri untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan lagi.Aku mulai menyadari arti sebuah perjuangan.Didepanku banyak tugas yang harus kukerjakan.Seiring dengan itu, aku harus berhadapan dengan orang-orang rese yang tidak senang melihat usahaku.Orang terdekat sekali pun,tak ada yang menjamin untuk terus mendukung apa yang tengah kukerjakan.Meski didepanku tampak manis,namun aku kurang merasakan ketulusan hati mereka untuk mendukung apa yang kukerjakan.Aku tidak mau larut dalam  kebencian yang dapat merusak semangat kerjaku.Aku akan terus berbuat,selagi aku masih dapat melakukannya.Meski tidak semua orang mendukung pekerjaanku ini.Aku akan menerjuni satu bidang yang kusukai dan aku merelakan diri terluka untuk itu.Untuk tulisanku dan pesan-pesan yang harus kusampaikan pada semua orang.Tetap semangat!
                                                                                *****

KUTUNGGU KEMATIANKU
( ~ Sambutlah Kedatanganku Tuhan~ )
Cianjur,20 Juli 2004

                Aku tidak ingin menyia-nyiakan waktu hanya untuk sesuatu yang berhubungan dengan taqdir.Aku ingin melakukan yang terbaik bagi orang-orang disekitarku.Sebelum kematian menjemputku.Aku ingin melihat orang-orang merasakan kebahagiaannya.Aku ingin terus berkarya dan berkarya yang bermanfaat.Aku ingin membuat bangga kedua orang tuaku,agar mereka tidak kecewa pernah melahirkanku.Aku ingin berada ditengah-tengah mereka,aku ada bersama kecemasan mereka,bersama kesedihan mereka,bersama kebahagiaan mereka.Setelah itu, setelah semua tugas kutunaikan.Aku menyerahkan diri padaMu yang jiwaku ada ditanganMu.Dan bahagialah aku meninggalkan dunia ini tanpa penyesalan!
                                                                                *****

EPISODE FRAGMATIS
Cianjur, 01 Agustus 2004

                Hari ini, aku mendapatkan episode yang kurang menyenangkan.Beberapa orang menumpahkan kejengkelannya kepadaku.Maksudku, aku dijadikan sasaran kemarahan yang tak kumengerti.Beberapa diantaranya menunjukkan kebenciannya padaku.Seandainya mereka mengatakan karena apa mereka benci padaku, tentu aku akan mencari tahu sesuatu yang dianggap kesalahan dalam pandangan orang itu.Tapi ini tidak! Bahkan aku bingung dengan alasan yang dikemukakan mereka padaku, sama sekali tidak ada hubungannya denganku.Jika dia sedang marah pada seseorang (bukan aku) mengapa menunjukkan rasa bencinya itu ditujukan padaku? Aku seolah-olah orang yang paling tersalah didunia ini.Dan aku keberatan untuk mengakui kesalahan yang tidak kulakukan!
                                                                                *****

BUNUH DIRI?
Cianjur, 14 Agustus 2004

                Aih, ngeri rasanya mendengar dua kata ini.Apa yang diharapkan dari aksi bunuh diri?Apakah bunuh diri ,menjadi pemecahan masalah? Apakah dengan bunuh diri orang-orang yang menyaksikannya akan menjatuhkan rasa ibanya? Biasanya orang yang bunuh diri ada dalam keadaan tertekan.Menemukan jalan buntu dan tidak tahu harus berbuat apa? Putus asa/putus harapan dari rahmat Allah.Orang yang ingin bunuh diri emosinya tidak terkendalikan.Yang ada dalam pikirannya adalah bagaimana cara menghentikan kepedihan dalam hidupnya? Maka logika sudah tidak dipertimbangkan lagi,karena otaknya sudah tertutup oleh ketidak berdayaan menghadapi kesulitan-kesulitannya.Orang yang bunuh diri tidak boleh disholatkan.Dan syurga hanya diperuntukkan bagi orang yang berbahagia.Bukan orang yang sakit hatinya!
                                                                                *****

MANAGEMENT KEMUNAFIKAN
Cianjur, 04 Agustus 2004

                Apa yang kau ketahui tentang munafik? Munafik adalah mengatakan, melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kata hati.Bagi sebagian orang perbuatan ini dianggap bisa menyelamatkan.Karena perbuatan munafik adalah usaha mencari aman bagi dirinya sendiri dalam situasi darurat dan mencekam.Munafik adalah symbol pengkhianatan terhadap ketulusan,keikhlasan dan kejujuran.Sanggupkah seseorang melanggengkan hidupnya dengan sifat yang satu ini?
                                                                                *****

Sabtu, 01 Maret 2014

Catatan Harian 1 Linda Novlinda

SUATU HARI
Cianjur, 01 Juli 2004

Ternyata,tidak mudah mewujudkan mimpi menjadi nyata.Seindah-indah mimpi,terlalu jauh untuk dijangkau.Namun para ahli selalu mengingatkan bahwa kita bias mendapatkan apa yang kita impikan.Dengan catatan kita harus konsisten dengan apa yang kita kerjakan.Faktor-faktor apa saja yang bisa mendukung kita menuju mimpi itu akan menjadi bagian dari modal yang kita butuhkan dalam membangun mimpi dan aku harus menikmati perjalanannya ini, yang tidak selalu mulus untuk dihadapi dan dilalui.Aku harus berbesar hati melewati setiap pertikaian yang terjadi.Aku tidak boleh kalah dan aku tidak boleh menyerah.Dengan begitu suatu hari nanti, aku dapat menjemput impianku! Insyaallah.
                                                                *****

PERCAYA PADA DIRI SENDIRI
Cianjur, 08 Juli 2004

                Seorang ahli pendidikan mengungkapkan sebuah teori bahwa manusia dilahirkan dalam keadaan putih bersih ( seperti kertas yang belum ditulisi tinta atau seperti botol kosong yang siap untuk diisi ) ( Teori Tabula Rasa – Jhon Lock ) Jhon Lock melukiskan manusia sebagai makhluk suci dan bersih.Namun setelah mengalami pertumbuhan kehidupan manusia dipengaruhi oleh lingkungannya.Dan lingkungan seperti apa yang mewarnai kehidupan manusia sangat ditentukan oleh pilihannya sendiri.Dengan kepercayaan diri yang memadai, manusia memilih jalan hidupnya masing-masing!
                                                                                *****