Kamis, 11 Januari 2018

Catatn Harian Linda 2009

PENGAKUAN KUNTHI
Cianjur, 20 Oktober 2009

          Arjuna, maafkan aku! Malam ini, aku tidak bisa menemuimu.Ada hal yang harus kuselesaikan berkenaan dengan kepentinganku.Kuharap kau tidak kecewa untuk pernyataanku ini.lagi pula masih banyak hari yang bisa kita gunakan untuk bersama.Tapi malam ini, aku benar-benar minta maaf! Semoga kau menikmati malam ini bersama siapa pun yang kau temui.Kendati itu bukan denganku!
          Arjuna, maafkan aku atas perasaanku ini! Yang mulai kacau sejak kau sering berkunjung dan berkata segala macam hal.Kau sanggup mengatakannya padaku, gadis lugu yang tidak tahu apa-apa! Agar kau tahu, sikapmu demikian sanggup melambungkan anganku tentangmu.Yang kutahu, tak hanya kepadaku kau beri harapan seperti ini!
          Arjuna, karena itulah, aku harus menata perasaanku sendiri.Meyakinkan diri, bahwa aku tidak terlalu besar harapan padamu.Semoga kau mau mengerti!
                                                *****

PEDAGANG KAKI LIMA
Cianjur, 21 Oktober 2009

          Jadi pedagang? Kenapa tidak? Jadi pedagang bukan pekerjaan yang memalukan.Asal barang dagangannya punya daya guna lalu dikenalkan kepada public dengan mencantumkan harga tertentu.Apa salahnya? Banyak cara mengenalkan produk.Bisa dilakukan oleh diri sendiri.Bisa juga menggunakan media massa.Bagaimana supaya produk yang kita miliki ini diketahui banyak orang, syukur-syukur dibeli dan digunakan sebagaimana fungsinya.
          Jadi pedagang kaki lima? Kenapa tidak? Jadi pedaganng kaki lima juga bukan pekerjaan yang menghinakan.Asal mengikuti aturan dijalan/atau tempat berdagang.Semua baik-baik saja!
                                                *****

SALESMAN
Cianjur, 21 Oktober 2009

          Layaknya seorang salesman, aku menyampaikan berita-berita langit.Agar bisa dimengerti dan diterima dengan sepenuh hati.Tentu saja, aku harus memikirkan strategi apa yang harus kugunakan agar pesan-pesan langit yang seperti menyakitkan, seperti membatasi kehidupan manusia itu harus kukemas serenyah mungkin agar tidak nampak seperti yang dibayangkan selama ini.
          Layaknya seorang salesman, aku menyampaikan berita-berita langit.Meski kisah hidupku bertentangan, tapi aku harus meyakinkan diri sendiri dan orang lain.Kepada Tuhanku, aku bersedia memperbaiki diri.Dan membuktikan bahwa berita-berita langit menuntunku kepada gaya hidup yang lebih teratur, terhormat dan menentramkan.Saatnya memperbaiki diri!
                                                *****

TRAGEDI WANITA CANTIK
Cianjur, 25 Oktober 2009

          Sebenarnya, boleh dibilang aku iri, melihat kehidupan selebritis yang menggiurkan.Terutama gaya ‘wanita cantik’,punya bakat, punya kesempatan mencipta dan mempublikasikannya.Karena mereka mendapat upah untuk kerja yang mereka usahakan.Harta melimpah,terkenal,dan banyak relasi.
          Siapa yang tidak terkagum-kagum melihat aneka kreativitas berjamuran? Aku juga ingin hanya belum sampai pada waktunya.Tapi jika melihat kasus-kasus yang melilit mereka dipublikasikan secara besar-besaran dan terus menerus,hingga ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari nama besar mereka.Aku jadi turut miris melihatnya dan rasa iriku sedikit terkikis.Karena itulah,aku sedang menata hati sebelum kesempatan itu berpihak padaku!
                                                ******
KAWAN & LAWAN
Cianjur, 25 Oktober 2009

          Siapa yang mencari lawan akan mudah mendapatkan! Hanya dengan menunjukkan prilaku menjengkelkan, otomatis akan ada orang menganggpmu sebagai musuhnya.Siapa yang mencari kawan, tak semudah mencari musuh.Butuh berkali-kali melakukan kebaikan sampai motifmu melakukannya teruji, karena apa? Siapa? Dan seberapa lama bertahan melakukannya? Baru orang akan melirik dan menilaimu seperti apa yang kau lakukan dengan disadari atau tidak!
          Benar kata pepatah, satu lawan terlalu banyak dibandingkan dengan seribu kawan.Mau cari kawan atau lawan?
                                                *****
HARAPAN LELAKI 1
Cianjur, 26 Oktober 2009

          Untunglah, ibu mengingatkan aku! Tentang harapan-harapan lelaki terhadap wanita.Terutama wanita yang dipilihnya untuk menjadi pendamping hidupnya.Diusiaku menjelang pernikahan, dimana seoarang lelaki memintaku untuk menemani hidupnya.Sebelum aku mengenalnya leih jauh, ibu memberiku sedikit gambaran, apa itu dunia lelaki? Dengan pengalaman dan penilaian yang pernah ibu alami!
          Ternyata bu, harapan lelaki itu sangat sederhana.Yang kutahu dari calon pendampingku.Barangkali mewakili semua lelaki didunia ini terhadap wanita, calin istrinya dan wanita pada umumnya.Adalah hormat kepada suami! Hanya itu, selbihnya bisa diatur.Sesuatu yang sudah ibu tanamkan padaku sejak kecil dan sudah merupakan kebiasaanku.Sesuatu yang mudah untuk kulakukan.Begitulah bu, harapan dan pengakuan calon pendampingku kepadaku.Barangkali mewakili semua lelaki didunia ini!
                                                *****
HARAPAN LELAKI 2
Cianjur, 26 Oktober 2009

          Selain itu bu, hal yang paling tidak disukai lelaki dari wanita, terutama istrinya adalah suaranya melebihi suara lelaki.Hal itu akan membuat kharismanya pudar, seolah-olah tidak punya kemampuan untuk menentukan kebijakan terhadap masyarakat kecilnya (keluarga).Ibu jangan Tanya aku tahu dari mana, calon pendampingku menjelaskannya!
          Sebagaimana ibu ketahui, suaraku ini begitu nyaring sampai aku remaja.Tak bosan-bosan ibu mengingatkan aku, betapa lelaki tidak suka pada perempuan yang nyaring bunyinya, kecuali ada manfaatnya.Sejak itu nada suaraku mulai kuturunkan.Ibu benar,calon pendampingku menegaskan hal itu.Pengalaman ibu dan anjuran calon pendampingku merupakan sebuah nilai yang seiring sejalan.Memang tak mudah menjadi wanita sholehah,seperti terpenjara, tapi jika itu membuat wanita menjadi terhormat, apa salahnya?
                                                *****
DUNIA FANTASI VS KENYATAAN
Cianjur, 27 Oktober 2009

          Aku adalah anak kenyataan.Aku harus menerima kenyataan apa adanya.Seperti yang terlihat, terasa, berjalan sebagaimana seadanya dan seharusnya.Aku dihadapkan pada kenyataan.Tidak semua orang ingin memilih kenyataan yang kuterima.Kebanyakan orang lebih memilih mengikuti fantasi yang seperti bergengsi, terhormat dan menggiurkan!
          Media massa, menunjukkan dunia itu.Dimana tiba-tiba gaya hidup masyarakat kita berubah seperti yang disuguhkannya.Media massa menjadi standar gaya hidup manusia.Aku dengan kenyataanku, memaksaku untuk dapat memposisikan diri (tahu diri ) dan menikmati kenyataanku.Karenanya, aku menjadi manusia effektif dan effisien.
                                                *****

DONGENG ( CERITA REKAAN )
Cianjur, 27 Oktober 2009

          Perkataan siapa yang paling benar diantara kita? Jika setiap hari kau dan aku senang berkata-kata? Bercerita ini dan itu.Setiap bertemu selalu ada cerita baru yang siap dibagikan kepada yang lainnya.Kita tak pernah kehilangan ide cerita, tokoh, watak atau tempat tertentu.Seolah-olah kita sama-sama mengalami apa yang kita ceritakan dengan senangnya.
          Jika kau yang bercerita, aku yang mendengarkan.Bahkan kita sendiri juga bingung, kita mendapatkan cerita-cerita itu dari mana? Kapan terjadinya? Dimana? Siapa pelakunya? Kita sama-sama tidak yakin akal hal itu tepatnya.Yang kita tahu, kita sama-sama menikmatinya perkataan demi perkataan yang didalamnya tidak semua benar dan tidak semuanya salah! Mungkin hanya waktu yang akan membuktikan, perkataan siapa diantara kita yang paling mendekati kebenaran? Mari kita buktikan!
                                                *****

BICARA KHAYALAN
Cianjur, 27 Oktober 2009

          Aku punya kahyalan yan menurutku paling indah! Tentu saja tentang kehidupan favorit yang diangan-angankan kebanyakan orang.Kendati aku bukan putri dari seorang raja, kahyalanku mengarah kesana.Dan aku sangat bahagia dengan khayalanku.Mereka terkagum-kagum dengan khayalanku ini yang kupadukan dengan sedikit pengetahuanku.Tantang gaya hidup yang ada dalam angan-anganku.
          Awalnya, mereka menyimak ceritaku.Lama-lama mereka mulai bimbang dengan kebenaran ceritaku.Selama mereka masih mau berteman denganku, berarti mereka masih mau mendengar cerita-ceritaku.Tapi, pada batas tertentu, mereka menunjukkan kebosanannya.Padahal kuceritakan lagi sesuatu yang indah,lebih seru, dan lebih mengagumkan.Apa mereka sudah tak mau mendengar ceritaku lagi? Apakah mereka iri, karena aku banyak segudang cerita khayalan seindah khayalanku? Perlahan tapi pasti mereka mulai menjauh!
                                                *****
AGRESSOR
Cianjur, 27 Oktober 2009

          Barangkali potensi itu ada padaku.Tentang perasaan yang mendesak akal sehatku untuk melakukannya.Sebuah perbuatan yang seharusnya cukup dilakukan oleh kaum lelaki saja.Ketika aku merasa rindu ingin bertemu teman sepermainan, ingin ini dan ingin itu.Ya, aku bisa melakukannya dengan gayaku sendiri.Seperti kebanyakan perempuan yang memiliki pasangan, aku juga ingin demikian.Ingin seolah-olah aku terlihat bahagia dengan pasanganku, menunjukkan kemesraas didepan umum dan membuat cemburu perempuan yang lainnya.Jika aku sedang ingin bersama pasanganku, kuhubungi saja dia, susah atau mudah itu soal teknis saja.Toh, pada akhirnya kudapatkan apa yang kuinginkan!
          Dipikir-pikir, aku jadi seperti orang yang paling membutuhkan lebih dari pasanganku.Aku jadi sibuk memikirkan dan mempersiapan ini dan itu.Belum lagi sesekali terhembus sakwa sangka ‘pasanganku sedang bersama siapa ya? Jangan-jangan ada orang lain sedang bersamanya!’ sebab itulah aku jadi sering mengawsi pasanganku yang menurutnya ‘Aku mulai membosankannya!’

                                                *****