Jumat, 03 Januari 2014

Catatan Harian 1 Linda Novlinda



SAKIT HATI
Cianjur, 28 Juni 2004

                Kali ini dia benar-benar melakukannya.Dia sanggup melakukannya.Dan dia pun tidak mau tahu akibat perbuatannya terhadapku.Dia memang siraja tega! Tapi kenapa aku harus marah? Bukankah aku juga selalu melakukan hal yang sama terhadap orang lain? Apa aku pernah peduli akibat perbuatanku sendiri terhadap orang lain itu? Benar! Aku juga jarang memperkarakannya.Mungkin ini yang disebut dengan qishash.Hutang nyawa dibayar nyawa,hutang budi dibayar budi! Aku menyakitinya,dia pun sanggup menyakitiku tanpa pamrih.Mudah-mudahan dia merasa puas telah membalas kesakitannya.Mudah-mudahan dia merasa bahagia kalau dengan cara begini dia harus bertahan dan memaafkan kesalahanku!
                                                                                *****

Catatan Harian 1 Linda Novlinda



EGOKU
Cianjur, 27 Juni 2004

                Sudah berapa kali aku berhadapan dengan orang yang menyatakan jengkel pada sikapku secara terbuka dan terang-terangan.aku hanya dapat menelan ludah mengevaluasi diri sikapku yang mana, yang tanpa sepengetahuanku sudah membuat beberapa orang merasa dijengkelkan olehku? Menurut mereka, aku bertindak semaunya, selama itu menyangkut kepentinganku,selama itulah aku keukeuh melakukannya.Ya, kata mereka aku terlalu memikirkan diri sendiri.Perkara orang lain terluka atau tidak karena sikapku? Apa aku pernah mempedulikannya?
                Berkali-kali aku melakukan evaluasi, berkali-kali pula aku melakukan kesalahan yang sama.Kalau kata mba Iie, “peach controlnya kurang terkendali!” Sedangkan aku tidak boleh menyalahkan bunda yang mengandungku atau Tuhan yang telah menciptakanku seperti ini.Apa lagi menyalahkan diri sendiri.Bagaimana aku bisa mempertahankan hidupku kalau melulu menyalahkan diri sendiri? Belajar terus menerus setiap persoalan,ternyata dapat membantuku mengeluarkan diri dari kesalahan-kesalahan yang semestinya hal ini adalah kebiasaan manusia pada umumnya.Hanya siapa yang berhasil keluar dari lingkarannya?
                                                                                ****