Rabu, 20 November 2013

Catatan Harian 1 Linda Novlinda 2004



KALAIDOSKOP
Cianjur, 06 Juni 2004

                Hei, ingat tidak? Apa yang terjadi waktu malam itu,10 tahun yang lalu? Waktu itu aku masih terlalu lugu.Aku merasa sedang berhadapan dengan seekor macan kelaparan yang siap menerkamku.Dalam keadaan seperti itu, aku baru menyadari bahwa aku adalah wanita yang dapat mengundang birahimu.Aku takut sekali! Meskipun kau terlihat manis tapi aku tidak bersedia mengikuti kemauanmu.Tidak ada alasan kenapa aku harus mengikuti kemauanmu? Sungguh, aku benar-benar ketakutan!
                Hei, ingat tidak? Waktu kau mau berangkat pulang,terlintas dalam pikiranku betapa aku menyesali kepergianmu yang mendadak.Padahal masih ada banyak cerita yang ingin kutumpahkan padamu.Tapi kau memang harus pergi dan selama ini, aku merasa kehilanganmu! Percayalah….
                                                                                *****

Catatan Harian 1 Linda Novlinda 2004


KERJA TEAM

Cianjur, 20 Juni 2004



                Ternyata tidak mudah menjalin kerja sama, tidak semudah memintal benang.Masing-masing punya latar belakang yang berbeda,obsesi yang berbeda dan cara mengambil sikap terhadap satu persoalan pun berbeda.Begitu variatif.Masing-masing bicara tentang dirinya,keinginannya dan ambisi terhadap sesuatu.Kendatipun masing-masing mengatakan bahwa program ini adalah kepentingan kita bersama.

                Banyak factor-faktor penghambat dalam membentuk sebuah kerja sama  (teamwork) manakala ego yang dikedepankan. Namun sejauh mana ego itu bisa mendukung atau menghambat keinginan bersama dalam memecahkan persoalan bersama.

                Menjalin hubungan kerja sama ternyata dituntut sikap yang bijak.Artinya kita mengambil sikap  memberi dan menerima atau tarik ulur.Kita diharuskan mengikuti keputusan bersama ketika keadaan mengharuskan demikian.Namun adakalanya kita juga tidak bisa mentolelir dominasi seseorang terhadap satu persoalan.Hal inilah yang sering menjadi pemicu pertikaian.Bagaimana dengan anda?

                                                                                *****

Sabtu, 09 November 2013

Catatan Harian Linda Novlinda 2004



PAK TUA DENGAN SAMPAH-SAMPAH
Cianjur, 04 Juni 2004

                “Selamat pagi,Neng! Koq, baru kelihatan? Bapak kira Neng sudah berangkat kerja?” Begitulah sapaan pak tua yang sibuk membereskan sampah-sampah didekat rumahku.Setiap pagi, pak tua merapikan botol-botol plastic,dus-dus yang sudah tidak terpakai dan palstik-plastik yang masih utuh.Semuanya untuk dijual.Sapaan pak tua membuat aku berpikir bahwa kita tidak boleh meremehkan profesinya.Pak tua punya hati,punya akal dan kehidupannya.Hanya nasib saja yang mengharuskan dia melakukan pekerjaan itu!
                Tapi siapa sangka, perolehan pak tua lumayan juga.Sekurang-kurangnya Rp.10.000 setiap hari dikantonginya hasil dari menjual sampah-sampah itu.kalau mau jujur,penghasilan pak tua lebih besar dari penghasilanku.Hanya saja aku terlalu gengsi untuk bergelut dengan sampah-sampah itu.Kadang pak tua beroprasi hingga larut malam.Pada saat pusat-pusat perbelanjaan tutup,pasar-pasar sudah sepi pak tua mencari sisa-sisa kardus atau plastic disana.Wah, betapa gigihnya pak tua,tidak seperti aku yang pemalas ini!
                                                                                *****

Catatan Harian Linda Novlinda 2004



JANGAN ADA DUSTA DIANTARA KITA

Cianjur, 25 Mei 2004



                Dusta adalah lambang ketidak percayadirian, tidak mampu menampakkan keadaan sebenarnya.Kalau seseorang dengan dustanya bisa mendapatkan apa yang diinginkannya maka apakah dia bahagia dengan perbuatannya itu? Apakah perasaannya dapat menghindari kegelisahan yang kemudian menghantuinya? Kata kunci untuk bahagia ada pada jujur,ya jujur pada diri sendiri,pada orang lain, terlebih pada Allah swt yang mengetahui segala kegiatan kita baik yang nampak ataupun yang tersembunyi.Bahkan meski sekedar lintasan pikiran atau perasaan.Dia memang maha tahu segala-galanya!

                                              *****

Sabtu, 02 November 2013

Catatan Harian Linda Novlinda 2004

TUKANG BAKSO, SAHABATKU!
Cianjur, 15 Mei 2004

Nyaris setiap hari aku mengunjunginya. Duduk dibangku paling sudut, sendiri. Kalau banyak pengunjung, aku harus tetap antri menunggu giliran. Sampai saatnya tiba giliranku. Aku menikmati sajiannya sampai tuntas. Mungkin bukan hanya aku yangmenganggapnya 'sahabat paling stia bagi kaum perempuan' karena sebagian besar pengunjung disana adalah perempuan. Dari anak kecil sampai lanjut usia. Dan aku adalah satu diantaranya. Selesai makan bakso, biasanya pikiranku menjadi lebih segar. Walau pun aku tidak tahu apakh ada hubungannya makan bakso dengan kesegaran pikiran? Aku harus banyak belajar dari sahabatku ini. Belajar untuk mempertahankan sebuah persahabatan. Selain baksonya yang sedap juga pelayanannya yang menyenangkan. Tak heran jika banyak mulut yang membicarakannya!
*****