Senin, 03 Februari 2014

Catatan Harian Linda Novlinda 2004



NENEKKU
Cianjur, 29 Juni 2004

                “Selamat pagi,Nek!” nenekku sudah duduk diatas dipannya ketika aku baru bangun dari tidurku hendak mengambil air wudlu.Nenekku sumringah tanpa menjawab sapaku.Usai sholat,kunaikkan nenek keatas kursi roda atas permintaannya.Hendak duduk-duduk diteras menyambut pagi yang cerah.Barangkali ada kebahagiaan tersendiri baginya duduk berjam-jam diteras rumah.Sampai sehabis ibuku memandikannya pun kembali ketempat ini.Saatnya nenekku makan dan aku melakukan kesalahan lagi!
                Saat aku,ibu dan nenek mau makan, aku meminta sayur soup yang disediakan bagi nenek.Rupanya nenekku tidak rela didahului olehku.Tiba-tiba suaranya meninggi,matanya melotot dan bibirnya dimonyongkannya.Aku kaget, tidak disangka nenek akan semarah itu,hanya gara-gara aku meminta soup miliknya.Padahal, ibuku sudah memisahkan nasi dan sayur untuknya.Tapi karena merajuk,nenekku tidak mau makan.Aku minta maaf padanya.Diusianya yang senja hal-hal sepele menjadi sangat sensitif.Seperti yang terjadi pada nenekku dipagi ini!
                                                                                *****

SUATU HARI
Cianjur, 01 Juli 2004

Ternyata,tidak mudah mewujudkan mimpi menjadi nyata.Seindah-indah mimpi,terlalu jauh untuk dijangkau.Namun para ahli selalu mengingatkan bahwa kita bias mendapatkan apa yang kita impikan.Dengan catatan kita harus konsisten dengan apa yang kita kerjakan.Faktor-faktor apa saja yang bisa mendukung kita menuju mimpi itu akan menjadi bagian dari modal yang kita butuhkan dalam membangun mimpi dan aku harus menikmati perjalanannya ini, yang tidak selalu mulus untuk dihadapi dan dilalui.Aku harus berbesar hati melewati setiap pertikaian yang terjadi.Aku tidak boleh kalah dan aku tidak boleh menyerah.Dengan begitu suatu hari nanti, aku dapat menjemput impianku! Insyaallah.
                                                                *****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar