SEPATU
Cianjur, 05 Agustus 2004
Aku memang belum punya sepatu yang baru.Sepatu
kesayanganku ini masih kerap kupakai kemana pun aku pergi.Baik formal maupun
tidak formal.Aku selalu rajin mencucinya,jika keadaannnya sudah terlihat
kotor.Bersih sih, tapi keadaannya sudah sangat menyedihkan.Sebelah bagian
depannya sudah mulai mangap!
Siang itu aku bertemu nara sumber yang tanpa sengaja
bertemu di teras sebuah mesjid.Bincang-bincang sebentar,sambil duduk aku
mengenakan sepatuku.Sampai pandangan nara sumberku jatuh pada gerakan
kakiku.Tepatnya pada sepatu yang sedang menguap selebarnya karena tertarik oleh
tanganku dari ujung lainnya.Betapa malunya aku, melihat pandangan nara sumberku
yang langsung dialihkan kedepan secara sembarang.Saatnya aku membeli sepatu
baru,Tuhan!
*****
PEMALAS
Cianjur, 08 Agustus 2004
Banyak orang yang mengatakan bahwa malas adalah
kebiasaan buruk dan bisa menghambat kemajuan.Menjadi pemalas kadang
menyenangkan karena hidup kita berada dalam posisi aman,mengalir,santai dan
tidak banyak pekerjaan.Tapi adakalanya keadaan ini juga membosankan.Dimana
waktu berlalu begitu saja tanpa ada kebaikan yang terukir sedikit pun.Kupikir,
aku bisa mengatasi masalah ini. Dalam keadaan tertentu, aku juga sering terjebak
dalam wilayah kemalasan.Memanjakan diri sendiri sampai merasa bosan!.Lama-lama
otakku seperti menuntutku untuk bergerak mencari sesuatu untuk dikerjakan.Dari
pada duduk berleha-leha menunggu detik demi detik lewat begitu saja. Maka
berangkat dari hal yang kecil kubangun kebiasaan-kebiasaan kecil menjadi
kegiatan rutin yang menyenangkan.Menulis adalah satu diantaranya!
*****
MERDEKA
Cianjur, 08 Agustus 2004
Menrdeka bagiku adalah melakukan sesuatu tanpa
interpensi dari pihak manapun.Merdeka dalam menetukan pilihan apa pun yang
disediakan hidup ini bagi keberlangsungan hiduo kita.Merdeka ada juga yang
mengartikan bebas.Bebas dalam arti serba boleh melakukan ini dan itu
sekehendaknya.Hanya merdeka jenis ini,tidak ada bedanya dengan merdekanya binatang
satwa dihutan belantara.Merdeka yang kumaksud adalah menjalankan
perintah-perintah Tuhan tanpa ada tekanan dari pihak manapun jika keadaannnya
memungkinkan.Tapi, merdeka memang harus diperjuangkan untuk sampai pada tangan
kita.Rebutlah kemerdekaan jiwamu,hari ini!
*****
APAKAH AKU SUDAH BIJAKSANA?
Cianjur, 08 Agustus 2004
Apakah aku sudah bijaksana? Jawabnya: Belum! Namun
aku bertekad pada usia tertentu aku harus mendapatkan pesan ruh yang satu ini.Alangkah
mubadzirnya,jika kita hidup didunia ini bertahun-tahun tanpa mendapatkan
pelajaran-pelajaran hikmah yang bertebaran diatas muka bumi ini.Dan dengan
pengalaman itu kita masih berkutat pada soal yang itu-itu saja.Maka mari kita
mempelajari setiap masalah yang terjadi disekitar kita dan mendapatkan hikmah
sebanyak-banyaknya, agar kelak kita menjadi orang yang bijaksana!
*****
ISLAM AGAMAKU
Cianjur, 09 Agustus 2004
Islam adalah agama yang diajarkan Nabi Muhammad saw
yang didalamnya meliputi kabar gembira bagi orang yang mengikutinya dan kabar
peringatan bagi orang-orang yang mengabaikannya.Dalam Islam Nabi Muhammad saw
mengajarkan bagaimana cara manusia berhubungan dengan Tuhannya, dengan sesama manusia dan dengan
alam yang dipijaknya.Semua sudah ada dalam ketentuan Tuhannya untuk disampaikan
kepada manusia seluruhnya.Termasuk kita.Dan aku adalah salah seorang yang
bersedia mengikuti ajaran Nabi Muhammad saw.Walaupun masih jauh dari sempurna!
*****
SUKSES
Cianjur, 11 Agustus 2004
Sukses adalah usaha yang berakhir dengan kemenangan.
Gigigh memperjuangkan target dengan menggunakan cara yang benar.Setiap rencana
kerja ditempuh dengan sistematis,selangkah demi selangkah sehingga proses dari
setiap tahapan itu bisa dinikmati sebagai bahan evaluasi kerja.Jika sudah dapat
melewati semua rintangan yang bermunculan dengan sikap yang dibenarkan (sopan
dan santun) maka siapa pun orang itu akan berhasil menuju tempat tujuannya
dengan rasa aman dan nyaman.
*****
PECUNDANG SEJATI
Cianjur, 11 Agusutus 2004
Lawan dari pemenang adalah pecundang.Pecundang adalah
orang yang kalah sebelum bertarung.Orang yang seperti ini biasanya banyak
pertimbangan,bimbang dan takut yang membuatnya tidak berani menghadapi
tantangan.Apa yang bisa diharapkan dari seorang pecundang yang ingin menang
dengan cara yang gampang? Entahlah…
*****
KESETIAAN
Cianjur, 11 Agustus 2004
Setia adalah kesediaan hati untuk tetap konsisten
terhadap perkataan dan perbuatan.Orang yang setia dapat terbaca dari apa yang
dikatakan dan diperbuatnya.Setia bisa kepada Tuhan,orang, pekerjaan,benda atau
apa saja yang berarti bagi seseorang.Untuk dapat setia,biasanya seseorang harus
mempertimbangkan keinginannya.Apakah dapat mengganggu kesetiaannya atau tidak?
( Menselaraskan perasaan dengan yang disetiakannya! )
*****
MANUSIA BANGKRUT
Cianjur, 12 Agustus 2004
Tahukah kau yang termasuk manusia bangkrut? Pasti
rugi sekali manusia seperti ini.Manusia bangkrut adalah manusia yang selalu
melakukan kebaikan tapi juga melakukan keburukan.Pada saat amal perbuatannya
ditimbang,semua amal kebaikannya tidak mampu membayar amal keburukannya.Rugi
tidak sih? Maka marilah kita berlomba-lomba dalam mencari kebaikan dan taqwa!
*****
MEMBERI KOREKSI
Cianjur, 13 Agustus 2004
Pasti menyenangkan kalau ada orang yang tulus atas
dasar kasih sayang menyampaikan koreksinya pada kita.Kesalahan-kesalahan kita
diberitahukan untuk diperbaiki.Tapi,kalau caranya tidak membuat
nyaman,menggurui dan cenderung menghakimi,tentu kita tidak suka
menerimanya.Bahkan mungkin koreksinya itu tidak akan diindahkan.Koreksi yang
halus saja butuh waktu untuk mencernanya.Apalagi koreksi yang kasar dan membabi
buta.Bagaimana kita dapat mencernanya dengan baik?
*****
PENGABDIAN PROFESI
Cianjur, 19 Agustus 2004
Pengabdian profesi adalah suatu tekad atau kebulatan
hati untuk menjatuhkan pilihan dalam satu bidang tertentu (profesi) dengan
kesadaran akan resiko yang akan dihadapinya.Setiap manusia lahir dengan bakat
dan minat yang terpendam.Potensi ini membutuhkan usaha penggalian
sedalam-dalamnya sampai ditemukannya dan menjadi seorang ahli dibidang yang
diminatinya.Siapa pun dapat melakukannya.Kuncinya adalah sabar dan tekun!
*****
MELUMPUHKAN ATAU DILUMPUHKAN
Cianjur, 19 Agustus 2004
Sudah menjadi kebiasaan dimasyarakat kita, budaya
licik,picik,menjilat, menipu,menyiku bahkan mengadu domba! Tidak sedikit yang
mengambil keuntungan dari kegiatan kotor ini.Memancing diair keruh adalah
kegiatan yang menyenangkan bagi sebagian orang.Melumpuhkan memiliki kepuasan
tersendiri,karena kalau tidak begitu,orang lain yang akan melumpuhkannya (kalau
tidak melumpuhkan ya dilumpuhkan!) Menipu sesame penipu sudah biasa, demikian
juga dengan maling teriak maling.Apakah anda pelaku kejahatan itu atau menjadi
korbannya?
*****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar