PENGAKUAN KUNTHI
Cianjur, 20 Oktober 2009
Arjuna, maafkan aku! Malam ini, aku tidak bisa
menemuimu.Ada hal yang harus kuselesaikan berkenaan dengan
kepentinganku.Kuharap kau tidak kecewa untuk pernyataanku ini.lagi pula masih
banyak hari yang bisa kita gunakan untuk bersama.Tapi malam ini, aku
benar-benar minta maaf! Semoga kau menikmati malam ini bersama siapa pun yang
kau temui.Kendati itu bukan denganku!
Arjuna, maafkan aku atas perasaanku ini! Yang mulai kacau
sejak kau sering berkunjung dan berkata segala macam hal.Kau sanggup
mengatakannya padaku, gadis lugu yang tidak tahu apa-apa! Agar kau tahu, sikapmu
demikian sanggup melambungkan anganku tentangmu.Yang kutahu, tak hanya kepadaku
kau beri harapan seperti ini!
Arjuna, karena itulah, aku harus menata perasaanku
sendiri.Meyakinkan diri, bahwa aku tidak terlalu besar harapan padamu.Semoga
kau mau mengerti!
*****
PEDAGANG KAKI LIMA
Cianjur, 21 Oktober 2009
Jadi pedagang? Kenapa tidak? Jadi pedagang bukan pekerjaan
yang memalukan.Asal barang dagangannya punya daya guna lalu dikenalkan kepada
public dengan mencantumkan harga tertentu.Apa salahnya? Banyak cara mengenalkan
produk.Bisa dilakukan oleh diri sendiri.Bisa juga menggunakan media
massa.Bagaimana supaya produk yang kita miliki ini diketahui banyak orang,
syukur-syukur dibeli dan digunakan sebagaimana fungsinya.
Jadi pedagang kaki lima? Kenapa tidak? Jadi pedaganng kaki
lima juga bukan pekerjaan yang menghinakan.Asal mengikuti aturan dijalan/atau
tempat berdagang.Semua baik-baik saja!
*****
SALESMAN
Cianjur, 21 Oktober 2009
Layaknya seorang salesman, aku menyampaikan berita-berita langit.Agar
bisa dimengerti dan diterima dengan sepenuh hati.Tentu saja, aku harus
memikirkan strategi apa yang harus kugunakan agar pesan-pesan langit yang
seperti menyakitkan, seperti membatasi kehidupan manusia itu harus kukemas
serenyah mungkin agar tidak nampak seperti yang dibayangkan selama ini.
Layaknya seorang salesman, aku menyampaikan berita-berita
langit.Meski kisah hidupku bertentangan, tapi aku harus meyakinkan diri sendiri
dan orang lain.Kepada Tuhanku, aku bersedia memperbaiki diri.Dan membuktikan
bahwa berita-berita langit menuntunku kepada gaya hidup yang lebih teratur,
terhormat dan menentramkan.Saatnya memperbaiki diri!
*****
TRAGEDI WANITA CANTIK
Cianjur, 25 Oktober 2009
Sebenarnya, boleh dibilang aku iri, melihat kehidupan selebritis
yang menggiurkan.Terutama gaya ‘wanita cantik’,punya bakat, punya kesempatan
mencipta dan mempublikasikannya.Karena mereka mendapat upah untuk kerja yang
mereka usahakan.Harta melimpah,terkenal,dan banyak relasi.
Siapa yang tidak terkagum-kagum melihat aneka kreativitas
berjamuran? Aku juga ingin hanya belum sampai pada waktunya.Tapi jika melihat
kasus-kasus yang melilit mereka dipublikasikan secara besar-besaran dan terus
menerus,hingga ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari nama besar mereka.Aku
jadi turut miris melihatnya dan rasa iriku sedikit terkikis.Karena itulah,aku
sedang menata hati sebelum kesempatan itu berpihak padaku!
******
KAWAN & LAWAN
Cianjur, 25 Oktober 2009
Siapa yang mencari lawan akan mudah mendapatkan! Hanya
dengan menunjukkan prilaku menjengkelkan, otomatis akan ada orang menganggpmu
sebagai musuhnya.Siapa yang mencari kawan, tak semudah mencari musuh.Butuh
berkali-kali melakukan kebaikan sampai motifmu melakukannya teruji, karena apa?
Siapa? Dan seberapa lama bertahan melakukannya? Baru orang akan melirik dan
menilaimu seperti apa yang kau lakukan dengan disadari atau tidak!
Benar kata pepatah, satu lawan terlalu banyak dibandingkan
dengan seribu kawan.Mau cari kawan atau lawan?
*****
HARAPAN LELAKI 1
Cianjur, 26 Oktober 2009
Untunglah, ibu mengingatkan aku! Tentang harapan-harapan
lelaki terhadap wanita.Terutama wanita yang dipilihnya untuk menjadi pendamping
hidupnya.Diusiaku menjelang pernikahan, dimana seoarang lelaki memintaku untuk
menemani hidupnya.Sebelum aku mengenalnya leih jauh, ibu memberiku sedikit
gambaran, apa itu dunia lelaki? Dengan pengalaman dan penilaian yang pernah ibu
alami!
Ternyata bu, harapan lelaki itu sangat sederhana.Yang
kutahu dari calon pendampingku.Barangkali mewakili semua lelaki didunia ini
terhadap wanita, calin istrinya dan wanita pada umumnya.Adalah hormat kepada
suami! Hanya itu, selbihnya bisa diatur.Sesuatu yang sudah ibu tanamkan padaku
sejak kecil dan sudah merupakan kebiasaanku.Sesuatu yang mudah untuk
kulakukan.Begitulah bu, harapan dan pengakuan calon pendampingku
kepadaku.Barangkali mewakili semua lelaki didunia ini!
*****
HARAPAN LELAKI 2
Cianjur, 26 Oktober 2009
Selain itu bu, hal yang paling tidak disukai lelaki dari
wanita, terutama istrinya adalah suaranya melebihi suara lelaki.Hal itu akan
membuat kharismanya pudar, seolah-olah tidak punya kemampuan untuk menentukan
kebijakan terhadap masyarakat kecilnya (keluarga).Ibu jangan Tanya aku tahu
dari mana, calon pendampingku menjelaskannya!
Sebagaimana ibu ketahui, suaraku ini begitu nyaring sampai
aku remaja.Tak bosan-bosan ibu mengingatkan aku, betapa lelaki tidak suka pada
perempuan yang nyaring bunyinya, kecuali ada manfaatnya.Sejak itu nada suaraku
mulai kuturunkan.Ibu benar,calon pendampingku menegaskan hal itu.Pengalaman ibu
dan anjuran calon pendampingku merupakan sebuah nilai yang seiring
sejalan.Memang tak mudah menjadi wanita sholehah,seperti terpenjara, tapi jika
itu membuat wanita menjadi terhormat, apa salahnya?
*****
DUNIA FANTASI VS KENYATAAN
Cianjur, 27 Oktober 2009
Aku adalah anak kenyataan.Aku harus menerima kenyataan apa
adanya.Seperti yang terlihat, terasa, berjalan sebagaimana seadanya dan
seharusnya.Aku dihadapkan pada kenyataan.Tidak semua orang ingin memilih
kenyataan yang kuterima.Kebanyakan orang lebih memilih mengikuti fantasi yang
seperti bergengsi, terhormat dan menggiurkan!
Media massa, menunjukkan dunia itu.Dimana tiba-tiba gaya
hidup masyarakat kita berubah seperti yang disuguhkannya.Media massa menjadi
standar gaya hidup manusia.Aku dengan kenyataanku, memaksaku untuk dapat
memposisikan diri (tahu diri ) dan menikmati kenyataanku.Karenanya, aku menjadi
manusia effektif dan effisien.
*****
DONGENG ( CERITA REKAAN )
Cianjur, 27 Oktober 2009
Perkataan siapa yang paling benar diantara kita? Jika
setiap hari kau dan aku senang berkata-kata? Bercerita ini dan itu.Setiap
bertemu selalu ada cerita baru yang siap dibagikan kepada yang lainnya.Kita tak
pernah kehilangan ide cerita, tokoh, watak atau tempat tertentu.Seolah-olah
kita sama-sama mengalami apa yang kita ceritakan dengan senangnya.
Jika kau yang bercerita, aku yang mendengarkan.Bahkan kita
sendiri juga bingung, kita mendapatkan cerita-cerita itu dari mana? Kapan
terjadinya? Dimana? Siapa pelakunya? Kita sama-sama tidak yakin akal hal itu
tepatnya.Yang kita tahu, kita sama-sama menikmatinya perkataan demi perkataan
yang didalamnya tidak semua benar dan tidak semuanya salah! Mungkin hanya waktu
yang akan membuktikan, perkataan siapa diantara kita yang paling mendekati
kebenaran? Mari kita buktikan!
*****
BICARA KHAYALAN
Cianjur, 27 Oktober 2009
Aku punya kahyalan yan menurutku paling indah! Tentu saja
tentang kehidupan favorit yang diangan-angankan kebanyakan orang.Kendati aku
bukan putri dari seorang raja, kahyalanku mengarah kesana.Dan aku sangat
bahagia dengan khayalanku.Mereka terkagum-kagum dengan khayalanku ini yang
kupadukan dengan sedikit pengetahuanku.Tantang gaya hidup yang ada dalam
angan-anganku.
Awalnya, mereka menyimak ceritaku.Lama-lama mereka mulai
bimbang dengan kebenaran ceritaku.Selama mereka masih mau berteman denganku,
berarti mereka masih mau mendengar cerita-ceritaku.Tapi, pada batas tertentu,
mereka menunjukkan kebosanannya.Padahal kuceritakan lagi sesuatu yang
indah,lebih seru, dan lebih mengagumkan.Apa mereka sudah tak mau mendengar
ceritaku lagi? Apakah mereka iri, karena aku banyak segudang cerita khayalan
seindah khayalanku? Perlahan tapi pasti mereka mulai menjauh!
*****
AGRESSOR
Cianjur, 27 Oktober 2009
Barangkali potensi itu ada padaku.Tentang perasaan yang
mendesak akal sehatku untuk melakukannya.Sebuah perbuatan yang seharusnya cukup
dilakukan oleh kaum lelaki saja.Ketika aku merasa rindu ingin bertemu teman
sepermainan, ingin ini dan ingin itu.Ya, aku bisa melakukannya dengan gayaku
sendiri.Seperti kebanyakan perempuan yang memiliki pasangan, aku juga ingin
demikian.Ingin seolah-olah aku terlihat bahagia dengan pasanganku, menunjukkan
kemesraas didepan umum dan membuat cemburu perempuan yang lainnya.Jika aku
sedang ingin bersama pasanganku, kuhubungi saja dia, susah atau mudah itu soal
teknis saja.Toh, pada akhirnya kudapatkan apa yang kuinginkan!
Dipikir-pikir, aku jadi seperti orang yang paling
membutuhkan lebih dari pasanganku.Aku jadi sibuk memikirkan dan mempersiapan
ini dan itu.Belum lagi sesekali terhembus sakwa sangka ‘pasanganku sedang
bersama siapa ya? Jangan-jangan ada orang lain sedang bersamanya!’ sebab itulah
aku jadi sering mengawsi pasanganku yang menurutnya ‘Aku mulai membosankannya!’
*****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar