HOBIKU MEMBACA
Cianjur, 01 Juni 2009
Tiba-tiba terlintas dalam pikiranku ingin membaca
buku yang sudah menjadi kebiasaanku dan untuk beberapa hari ini terhalang oleh
kegiatan yang lain.Aku segera menghampiri deretan buku diatas meja beralaskan
kain merah yang sulamannya kubuat sendiri.Mataku jatuh pada sebuah buku misteri
karya Agatha Cristy.Buku ini bukan buku baru.Aku sudah membacanya beberapa
kali.Entahlah, setiap aku membaca buku-buku karyanya,imaginasiku serasa terkembang.Ia
sudah mengajariku cara menganalisa sebuah masalah, mencari tahu jalan keluar
yang anggun.Logikaku serasa dipermainkan,memang demikianlah gaya
tuturnya.Membuat rasa penasaranku bertambah-tambah saja.Jika tidak tahan, aku
langsung baca akhir ceritanya.Ternyata bukan disitu kesenangannya melainkan
dari rangkaian ceritanya yang menarik perhatianku.Teka-teki penuh misteri yang
akhirnya dapat terpecahkan!
*****
MENYIKAPI SANJUNGAN
Cianjur, 01 Juni 2009
Pernahkah kau mengalami, ada seseorang yang menyanjungmu
dan kau merasa bahwa sanjungan itu adalah milikmu? Aku pernah! Tapi
kemudian,aku tidak yakin dengan perasaanku ini.Aku bimbang,apakah
benar,sanjungan itu milikku? Lalu kutinjau ulang,apakah sanjungan itu sesuai
dengan kenyataannya? Ketika orang lain menilai kita hanya dari satu sudut
pandang dan tidak/belum mengetahui sudut pandang yang lain.Akankah perasaan
kita terus membuncah lalu dengan perasaan itu kita jadi’merasa’ dan merubah
sikap kita kemudian?
Masihkah kita sanggup mengandalkan sanjungan itu
untuk terus mempertahankan diri dengan perbuatan yang kita lakukan? Benar, kita
membutuhkan sanjungan sebagai penguatan.Namun jika berlebihan, sanjungan ini
akan dapat mengalihkan rasa biasa menjadi rasa yang luar biasa! Dan itu akan
memupus motif baik kita didalam hati!
*****
AMNESIA
Cianjur, 01 Juni 2009
Maaf, aku tidak bisa mengingatnya.Saat ini pikiranku
benar-benar buntu! Aku tidak tahu bahkan untuk sekedar mengingat, apakah kita
pernah bertemu sebelumnya? Kapan dan dimana? Apa saja yang sudah kita lakukan?
Maaf, aku lihat kau sangat terkejut dengan perkataanku ini.Apakah ini
benar-benar mengejutkanmu? Tanpa seingatku kau mengingat banyak peristiwa namun
aku menyangkalnya.Bukan.Bukan aku hendak menyakiti hatimu.Melainkan pasti ada
sesuatu dalam pikiranku yang mampu menghapus semua kejadian dimasa lalu itu!
Maaf, selama ini aku menyibukkan diri sendiri.Belajar
memahami apa yang sedang terjadi padaku dan orang-orang disekitarku.Dan aku
cuup sibuk arenanya.Lalu tiba-tiba datang kau denganberbagai cerita manis yang
menurutmu aku adalah bagian dari masa lalumu yang terlalu indah untuk
dilupakan.Aku hanya terpana mendengar kisahmu.Aku ingin melebur, tapi sesuatu
seperti tengah membatasi ingatanku.Jika perempuan yang kau maksud itu adalah
aku.Dengan perasaan berbahagia,aku juga ingin memiliki semua kejadian itu yang
menurutmu adalah bagian dari masa lalu kita berdua!
*****
SUDAHKAH KUKATAKAN?
Cianjur, 02 Juni 2009
Banyak hal yang harus kukerjakan dari pekerjaan kecil
sampai pekerjaan besar menurut ukuranku.Dan itu harus diselesaikan meski
kadang-kadang dengan perasaan enggan.Tidak terasa waktu terus berjalan dan aku
cukup sibuk dengan pekerjaanku.Aku tidak tahu, kau ada dimana,sedang meakukan
apa,bersama siapa? Itu sudah bukan menjadi pikiran utamaku lagi.Aku sudah mulai
terbiasa hanyut dalam pekerjaanku ini.
Namun ada satu hal yang tidak ingin terlewatkan yang
bisikannya ingin kau dengar dan tersampaikan tepat pada sasarannya.Dalam
kesibukanku dan kesibukanmu yang menguras tenaga,pikiran,perasaan dan
waktu.Hari ini, sudahkah kukatakan:”Aku mencintaimu,Sayang!” Sebab, diawali
kalimat ini, kerjamu akan teratur,pikiran dan perasaanmu akan terkendali
sebagaimana yang kurasakan ketika aku merasa dicintai dan dibuat nyaman.Apalagi
yang harus kukhawatirkan? Aku jadi lebih tegar,terkendali dan mengalir!
*****
DIA SEDANG BERDUSTA
Cianjur, 02 Juni 2009
Pernahkah kawan bertemu dengan seseorang yang
mengatakan sesuatu yang tidak sesuai kenyataan? Sementara kawan sangat
mengetahui bahwa orang itu sedang berusaha membohongi, sengaja atau tidak
sengaja,disadari atau tidak disadari? Bagaimana perasaan kawan? Marah,sebel,
benci,dongkol atau tidak mau mendengarkan denganberanjak meninggalkannya?
Pernahkah kawan memberanikan diri untuk bertahan
mendengar semua kebohongannya itu sampai selesai? Cukup tahankah pendengaran,
pikiran dan perasaan kawan menyimak apa yang disampaikannya? Ya,walaupun
sebagiandari kebohongannya itu ada benarnya juga?
Pernahkah kawan dihadapkan pada situasi ini? Lalu
kawan dengan lapang dada berusaha memahami pikiran dan perasaan orang itu? Dan
kawan menjadi bak sampah yang selalu menampung keluh kesahnya? Walaupun kawan
benar-benar memahami bahwa orang itu sedang berdusta didepan kawan tanpa merasa
bersalah? Sanggupkah kawan bertahan?
*****
MENUNDA PEKERJAAN
Cianjur, 02 Juni 2009
Betapa bahagianya aku ketika bangun dari tidur dipagi
hari, hal pertama yang terlintas dalam pikiran adalah hari ini, pekerjaan apa
yang paling mendesak yang harus segera kulakukan? Misalnya ‘mencuci pakaian’,
tapi ketika dicek keadannya, ternyata pekerjaan itu sudah dikerjakan kemarin
sore.Puh! Betapa ringannya hati ini,
jika semua pekerjaan yang paling malas dikerjakan itu ternyata sudah tak
bersisa.Tinggal mengerjakan tugas rutin yang lainnya!
Menunda pekerjaan memang menyenangkan pada saat
itu.Tapi pada saat yang lain tetap saja kita terhenyak bahwa pekerjaan itu
harus dikerjakan segera sebelum bertambah lagi pekerjaan yang lainnya.Mau tidak
mau, rela tidak rela kita harus turun tangan menyingsingkan lengan baju untuk
mengerjakannya.Sebab, semakin menumpuk pekerjaan semakin enggan kita
mengerjakannya! Berani memulai?
*****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar