KUPU-KUPU
Cianjur, 02 Juni 2009
Hei, lihat! Ada seekor kupu-kupu masuk dalam
rumahku.Kupu-kupu itu masuk begitu saja tanpa permisi kepada si penghuni
rumah.Aku baru keluar dari kamar, mau nonton TV hampir menabrak kupu-kupu yang
lewat didepanku kemudian berputar-putar disekitar ruangan.Aku terpana
menyaksikan sikap kupu-kupu yang sedikit
kurang sopan namun menarik perhatianku.Setiap kepak sayapnya seolah memberitahukan
bahwa kupu-kupu pagi ini tengah berbahagia.Dan entah mengapa perasaanku pun
jadi turut bahagia.Hmm, apa yang sudah dilakukan kupu-kupu itu hingga tanpa
disadarinya perbuatannya sudah mampu mencairkan perasaanku yang beku.Tanpa
sengaja seulas senyum terukir dari bibirku yang sudah lama kehilangan senyum
terbaiknya.
Mestinya aku berterimakasih pada kupu-kupu itu,
kehadirannya dirumahku sudah membawa warna baru dalam kehidupanku.Wahai,
kupu-kupu! Kau memang tercipta untuk membahagiakan hati manusia dan aku adalah
salah seorang saksinya!
*****
*****
MENJALANI HIDUP
Cianjur, 02 Juni 2009
Hidup kadang membosankan.Menjalaninya dengan setengah
hati.Banyak keinginan tapi terlalu banyak hambatan untuk meraihnya yang ada
hanya termenung tak berbuat apa-apa.Kemudian berpikir ‘cukup adilkah kenyataan
hidup yang diberikan kepada kita?’ Sebelum kita sempat mempelajari apa saja
keinginan dan apa saja yang tersedia dalam kehidupan kita? Hidup akan
menggairahkan jika diawali dengan mempelajari ‘apa yang sudah kita miliki saat
ini dan apa yang sudah kita lakukan dari setiap tingkatan hingga kita berada
pada posisi dimana semua kebutuhan terpenuhi.Tidak hanya sekedar ‘ingin’.Sebab,
ingin saja tidak cukup untuk melangkah mewujudkan apa yang kita
inginkan.Disandarkan pada kemampuan apa yang kita miliki hingga keinginan kita
harus terpenuhi?
Menjalani hidup rutinitas memang kadang
membosankan.Tapi, jika tumbuh kesadaran diri bahwa kita harus melakukan sesuatu
bukan sekedar memimpikannya.Dalam perjalanannya, kita akan mendapatkan
kejutan-kejutan diluar dugaan.Itulah yang diberikan hidup kepada apa yang telah
kita lakukan.Baiknya kita mensyukuri nikmat pemberian-Nya!
*****
AKU JUGA MANUSIA
Cianjur, 02 Juni 2009
Manusia adalah makhluk yang uniq, makhluk yang
bervariasi.Tak ada yang sama persis satu sama lain.Dan Sang Pencipta memberi
atribut manusia terdiri dari unsur, unsur ruh dan unsur jasad.Ruh memiliki
rasa, senang,sedih, marah, benci, nyaman,aman,sombong,rendah diri dsb.Semua
rasa ini bergerak naik-turun sesuai dengan peristiwa hidup yang dialaminya!
Aku juga manusia memiliki ritme itu.Aku senang jika
disenangkan.Aku sedih, jika menemukan kesedihan.Aku marah jika ada yang
membuatku marah.Aku sombong jika banyak sanjungan.Aku menutup diri jika
dipermalukan.Itu semua atribut rasa yang diberikan Tuhan kepada manusia sebagai
bekal untuk menjalani hidup didunia ini.Tugas manusia adalah mempelajari semua
rasa untuk mempertahankan keberlangsungan hidup manusia itu sendiri!
*****
YANG PALING DITAKUTKAN
Cianjur, 02 Juni 2009
Apa yang paling kau takutkan dalam hidup ini? Dimana
kau merasa sangat terancam karena wilayah pribadimu terganggu oleh sesuatu atau
orang lain yang membuatmu nyaris putus asa.Apakah itu dipermalukan, dikecewakan
karena keinginanmu tidak teraih atau detik-detik menghadapi kematian? Ketika
nyawamu akan terenggut dan k au akan kehilangan semua kenikmatan dunia yang
pernah dan sedang kau rasakan? Mana diantara ketiga kenyataan itu yang paling
ingin kau hindari? Hidup tidak selalu seperti apa yang kau bayangkan.Selalu ada
kejutan, selalu ada benturan yang membuat kau harus memikirkan nasib hidupmu
sendiri.Benturan itu kadang tidak memberimu pilihan yang bijaksana meskipun
hanya sekedar untuk mencernanya barang sejenak.
Apa yang paling kau takutkan dalam hidup ini, jika
dalam perjalanannya apa yang kau takutkan itu harus terlewati pada akhirnya
kemudian kau dapat mengambil kesimpulan bahwa hidup tak selalu seburuk yang
kita bayangkan!
*****
MENGHADAPI ORANG SOMBONG
Cianjur, 02 Juni 2009
Memang menyebalkan menghadapi orang sombong yang
membosankan.Orang yang selalu menceritakan kelebihan dan kebaikannya sendiri
dengan merendahkan dan menafikan kebaikan serta kelebihan oran glain.Bagi orang
seperti ini ‘aku merasa lebih baik’, ‘aku mampu melakukan ini dan itu dengan lancar
tanpa hambatan apa pun’ ‘aku memiliki senjata-pesona daya pikat dimana semua
mata memandangku’ sementara orang lain remeh!
Jika aku dihadapkan pada orang seperti ini memang
menyebalkan.Akan tetapi ada satu yang dapat dipelajari yaitu salah satu sifat
yang bersemayam dalam pikiran dan perasaan manusia-sombong! Dari hasil
pembelajaran inilah,baru kutentukan apakah aku akan menggunakan sifat ini atau
tidak? ‘Betapa menyebalkannya menjadi orang yang sombong!’
*****
CERMIN
Cianjur, 07 Juni 2009
Bukan hal yang mudah untuk dapat diterima
dilingkungan pertemanan (pergaulan) Baik menjalin hubungan dengan orang yang
dibawah usia,seusia atau diatas usia kita.Cara kita berkomunikasi dan bersikap
sangat menentukan apakah orang-orang disekitar kita memberi respon positif atau
negative?
Prilaku adalah apa yang kamu lakukan
sehari-hari,tindakan yang sebagian kita sadari dan sisanya tidak.Seperti itulah
orang lain menilai diri kita.Prilaku orang lain adalah reaksi dari apa yang
kita lakukan (ada aksi, ada reaksi) Bagaimana kita menilai orang lain terhadap
prilaku kita adalah cermin dari apa yang kita lakukan.Benar, seperti yang
dikatakan Aa Gym:”Perbuatan orang lain itu tidak akan mencelakakan diri
kita.Melainkanperbuatan diri kita sendiri yang menentukan celaka atau tidak!
Menanam tomat jadi tomat, menanam cabe jadi cabe dan Allah tidak akan tertukar
dengan keduanya!”
“Ya Allah, Sebagaimana Engkau baguskan penciptaan
kami, maka baguskanlah akhlak kami!” Amien.
*****
HAMPA
Cianjur, 08 Juni 2009
Kehampaan merupakan salah satu kondisi perasaan
dimana keadaannya sedang kosong.Perasaan sama seperti perut dan pikiran,
merupakan bagian tubuh yang selalu membutuhkan nutrisi (energy) untuk melakukan
kegiatan sehari-hari.Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi maka ketiganya akan
mengalami ‘kelaparan’ atau ‘dahaga’ yang menyebabkan terhambatnya kegiatan
semua organ yang ada didalam tubuh.
*****
JALUR CULAS
Cianjur, 08 Juni 2009
Apakah kawan pernah merasakan, seseorang yang mengaku
sebagai teman dan tinggal bersama kawan sudah seperti saudara sendiri,
dibelakang kawan orang yang sudah dianggap saudara itu melakukan perbuatan-jika
kawan tahu, kawan akan merasa tersakiti,terkhianati, dimanfaatkan dan
dipecundangi.Apa yang akan kawan lakukan melihat seorang teman yang sedang
melewati jalur culas? Diamkah? Menasehatikah? Atau menguji kemampuan kawan
dengan kemampuannya? Meskipun berada di jalur yang berbeda.
*****
MUSLIMAH IDAMAN
Cianjur, 08 Juni 2009
Aku ingin menceritakan sesuatu kepadamu, khayalanku
tentang seorang muslimah idaman.Dari sekian banyak wanita yang kulihat di
TV,majalah atau yang pernah kutemui.Banyak sekali karakter yang ditunjukkannya
padaku.Tentang cara berjalan,cara berbicara,cara melirik wanita lainnya atau
lelaki yang dianggap berpenampilan menawan.Dari keberagaman itu ada sebuah
benang merah-sifat dasar wanita: ingin diperhatikan!
Aku ingn menceritakan sesuatu padamu, khayalanku
tentang seorang muslimah idaman yang aku berharap kelak akan seperti karakter
muslimah idamanku.Berbakti pada Allah swt, menghidupkan sunnah rosul, berbakti
pada orang tua, suami,anak-anak dan masyarakat disekitarnya.Ya, itu memang
tidak mudah.Semua itu masih tersimpan dalam khayalanku saja!
*****
BERSAING SEHAT DAN SPORTIF
Cianjur, 08 Juni 2009
Bersaing denganmu membuat aku harus banyak
bercermin.Mengukur kemampuanku satu persatu.Aku tahu, sebagaimana banyak orang
yang tahu bahwa kau telah menguji kemampuanmu terlebih dahulu.Semua orang mengakuinya.Aku
pun demikian, mengakui kemampuanmu.Tapi bukan berarti, aku mau menunjukkan
kebodohanku didepanmu. Walau sesekali terlihat demikian!
Bersaing denganmu membuat aku harus menunjukkan
kemampuanku didepanmu dan didepan semua orang.Bahwa aku tidak sebodoh yang
terlihat.Bahwa aku punya kemampuan yang pasti berbeda dengan kemampuanmu.Hanya
kau lebih dulu memulai menggalinya.Aku baru memulainya!
Hei, haruskah kita saling menutup jalan karena
persaingan ini? Haruskah sikap kita jadi menjengkelkan dan uring-uringan karena
tidak ingin saling terlampaui? Ah, rasanya terlalu dangkal menunjukkan sikap
demikian.Jadi seperti persaingan sesama para pendengki! Tahukah kau apa itu
dengki? Yaitu senang melihat orang lain susah dan susah melihat orang lain senang.Aku
sih tidak mau termasuk golongan orang seperti ini!
*****
DUA PEMANDANGAN
Cianjur, 8 JUni 2009
Aku pernah, waktu itu melewati sebuah tempat.Dari
jauh kulihat pemandangan bukit-bukit berbaris, dibawahnya pohon-pohon kelapa
berjajar dan dibawahnya lagi terhampar berpetak-petak sawah yang luas, seluas
mata memandang.Aku melihatnya ini adalah sebuah karya cipta terindah dengan
keserasian yang sempurna hingga hatiku berkata:’Betapa indahnya ciptaan-Nya’
aku mengakui dan mengagumi karya ciptaan-Nya.Melihat sesuatu yang indah membuat
hatiku senang.Indah merupakan serangkaian satu kesatuan yang serasi antara yang
satu dengan yang lainnya.Ia menjadi selaras seperti sebuah alunan music
harmoni.Jika aku mendengarnya membuat hatiku merasa bahagia dan terhibur!
Berbeda jika aku melihat sesuatu yang kurang
indah.Dimana sesuatu itu disimpan tidak ada tempatnya.Hatiku akan berkata:’Ada
apa dengan penglihatanku hingga aku merasa tidak nyaman karenanya.Pasti ada
sesuatu yang tidak beres dan harus diberesi!’
Aku pernah melihat dua keadaan ini.Keadaan yang
menyenangan dan kurang menyenangkan.Jika aku boleh memilih,aku memilih keadaan
yang menyenangkan lalu aku berpikir ‘Bagaimana pendapat orang lain tentang
diriku?’ Menyenangkan atau tidak? Kuharap aku menjadi orang yang menyenangkan!
*****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar