MENCIPTAKAN
PERADABAN
Cianjur, 07
Juli 2009
Siapa yang menciptakan
peradaban? Jika semua orang sibuk dengan dirinya sendiri.Tenggelam dan tak
peduli sesama bukankah menciptakan peradaban itu harus dari tempat tertinggi?
Seperti mengalirnya air pegunungan yang akhirnya sampai ke laut?
*****
BERKUNJUNG
1 ( Silaturahim )
Cianjur, 13
Juli 2009
Hari ini, aku membuat janji
dengan temanku, berniat menuju kesebuah sekolah yang dikepalai oleh
saudaranya.Siapa tahu ada lowongan pekerjaan untukku.Aku berangkat dengan pakaian
rapid an perasaan membuncah.Harapan itu telah menghidupkan lagi adrrenalinku
yang selama beberapa bulan ini terasa beku.Aku berjalan menyusuri jalan-jalan
yang biasa kulalui sambil kuperhatikan perubahan-perubahan kecil yang terjadi
disekitarnya.Mungkin tidak terlalu berarti.Tapi aku merasa tertarik untuk
mengetahuinya.Kenapa ini jadi begini, kenapa itu jadi begitu? Sel-sel otak
kecilku selalu ingin mendapatkan jawaban yang akurat.
Akhirnya aku bertemu dengan
temanku disekolah itu.Kemudian menemui kepala sekolahnya yang kebetulan saudara
dari temanku.Kutanyakan, apakah disini ada pekerjaan untukku? Jawabnya: “Maaf,
sudah penuh!” itu artinya, tak ada lowongan pekerjaan untukku! ;-(
*****
BERKUNJUNG
2 ( Silaturahim )
Cianjur, 13
Juli 2009
Kali ini daftar kunjunganku
adalah temanku.Temanku ini sering datang kerumah untuk ngobrol atau sekedar
mampir.Karena kedekatan inilah, aku jadi tidak sungkan lagi kepadanya untuk
meminjam uang! Tidak banyak sih, hanya jika kas ku sedang kosong dan aku tidak
mau kehilangan kesempatanku menikmati semakok bakso.Maka dilain waku jika kasku
sedang mumpuni aku segera kembalikan uangnya sebanyak yang kupinjam.Dan hari
ini, niatku kerumahnya adalah untuk mengembalikan uangnya yang telah kupinjam
seminggu yang lalu.Sayang, temanku sedang tidak ada dirumah, maka kutitipkan
saja uangnya pada saudaranya.Yang penting aku sudah melunasi hutangku yang satu
ini! Alhamdulillah….
*****
HAL LUMRAH
Cianjur, 13
Juli 2009
Dalam hidup ini, banyak hal yang
bisa kita temukan.Kadang sesuatu yang menyenangkan, kadang pula sesuatu yang
menyakitkan.Yang tak jarang membuat kita bersedih dan menangis. Adalah hal
lumrah, dua kejadian itu kita temukan dalam setiap harinya, setiap minggunya,
setiap bulannya atau setiap tahunnya.Kata orang roda selalu berputar dan selalu
berputar.Adakalanya dalam sehari kita merasa senang tapi dihari berikutnya
merasa sedih, beku atau hampa! Adakalanya perubahan itu terjadi dalam hitungan
menit bahkan detik.Adalah ketentuan alam yang berlaku untuk kehidupan ini!
*****
KETERATURAN
Cianjur, 13
Juli 2009
Jika kau perhatikan rutinitas
disebuah pabrik.Coba apa yang kau lihat, kau dengar, kau rasa dank kau
pikirkan? Satu kata yang terlintas dalam otak kecilku adalah ‘Keteraturan’
Sekali tombol mesin ditekan, semua elemen siap mengerjakan tugas-tugas yang
sudah ditentukan ukurannya.Semua bergerak mengalun dan menghasilkan.Ritme
keteraturan nampak seperti membosankan.Namun itulah hidup.Selalu begitu dan
begitu sampai batas waktu yang ditentukan.Memang manusia bukan robot yang tanpa
rasa bisa melakukan pekerjaan rutin terus menerus.Yang kumaksud adalah
menjalankan kebiasana positif dimana dengan kekuatan nalar dan rasa kau menjalaninya,
membunuh rasa bosan yang menyesakkan.Kemudian kau menikmatinya dengan hati lapang!
*****
KEHAMPAAN
Cianjur, 13
Juli 2009
Akangku sayang, kenapa ya, aku
merasa jengah dengan kenyataan ini.Kadang terasa membosankan, kadang terasa
hampa, kosong tak punya rti apa-apa? Yang membuatku ingin pergi meningglakan
kenyaan ini.Apa akang tahu, kenapa aku merasa seperti itu? Agar dalam
kesendirianku aku tidak terlalu banyak berharap kepada kehadiran akang yang
sepertinya sulit untuk bertemu setiap saat, seperti keinginanku.Hanya jika
akang ingin, akang segera menumuiku.Lantas, bagaimana dengan keinginanku,
kayang secara sering secara tiba-tiba muncul begitu saja, tanpa bisa ditawar
atau dikendalikan? Sedangkan akang entah ada dimana, aku harus berbuat apa?
Karena ketidak tahuanku mengarahkan perasaanku, aku jadi ingin marah kepada
akang yang entah dimana, kepada orang-orang yang eprnah kutemui yang
menyinggung soal kesendirianku.Aku benar-benar ingin marah! Apa akang tahu itu?
Akangku sayang, kenapa ya, aku
merasa jengah dengan kenyataan ini? Apalagi ketika diketahui akang sedang
berpetualang bersama yang lain.Yang kupastikan sama penting dan sama berartinya
denganku bagi kehidupan akang.Namun aku tak bisa berkutik kecuali merasakan
syakwa sangka yang bermunculan satu persatu secara bergantian.Selalu begitu,
berputar-putar dalam pikiranku tentang akang! Bahkan kubuat rencana
kemarahanku, jika akng pulang nanti, sebagai ungkapan betapa marahnya aku
kepada akang yang meninggalkanku begitu lama.Akang kemana saja, bersama siapa?
Aku ingin marah, apa akang peduli?
*****
HORMATKU!
Cianjur, 13 Juli
2009
Aaku yang baik, tak ada
terlintas dalam benakku, ingin menguasai kehidupanmu yang nyentrik dan tak
terkalahkan! Aku melihatmu menikmatinya saja, aku sudah senang.Yang
kesenangannya melebihi kesenanganku melihat keharmonisan kedua orang tuaku.Melihat
gayamu yang so kuasa saja, membuatku jadi bangga.Bangga pada diri sendiri,
bahwa Aa telah memilihku menjadi pendampingmu.Satu hal yang kukhawatiri dari
kebiasaan lamaku adalah berbicara keras dan lantang yang kadang-kadang
intonasinya melebihi suaramu yang garang namun seksi.Yang kukhawatiri adalah
caramu menanggapi suaraku yang telah diberikan Tuhan kepadaku sedemikian
itu.Aku khawatir, Aa menanggapi sebagai bentuk ketidak hormatan seorang seorang
perempuan kepada lelakinya.Kukira aku telah menyinggung harga diri
kelaki-lakian Aa yang sedikit arogan!
Aaku yang baik, tak ada
terlintas dalam benakku ingin menguasai semua waktumu untuk terus
bersamaku.Namun yang kutahu dan semua orang tahu, Aa memiliki daya pikat diatas
rata-rata.Yang dengan mudah didekati oleh perempuan-perempuan cantik yang
meminta waktu dan perhatianmu.Maka Aa punterlibat pembicaraan atau urusan
dengan mereka.Sungguh, aku ingin mempertahankan sikap hormatku ini, tapi
ledakkan cemburu memicuku untuk berbuat sesuatu yang tak wajar melebihi garis
batas tata susila yang berlaku.Kuharap Aa mengerti dan tahu cara mengatasi
persoalan pribadiku ini.Semoga hubungan kita tetap langgeng dan harmonis,
sampai semua janji terlaksana.Dan semua tugas terselesaikan! Amien.
*****
NAMAKU CINTA
Cianjur, 22
Juli 2009
Namaku Cinta, aku lahir disebuah
dusun kecil, yang masih hijau dan asri.Kedua orang tuaku berasal dari tempat
yang berbeda.Ibu berasal dari dusun, bapak berasal dari kota.Konon, bapak
dipertemukan dengan ibu oleh seorang rekan bapak disebuah pesta pernikahan.Dari
pertemuan itu, bapakku jadi sering menemui ibu yang pada waktu itu masih gadis,
muda dan cantik! Sampai pada sebuah kesepakatan bahwa bapak segera menikahi
ibu.Setelah itu ibu diboyong ke kota tempat bapak bekerja sebagai kuli tinta!
Sebagai istri, ibu melayani bapak dengan baik, sejurus dengan itu lahirlah 2
putra dan 1 putri.Ibu dan bapak menikmati kehidupan rumah tangganya sebagai
keluarga kelas menengah!
Namaku Cinta, aku lahir disebuah
dusun kecil yang masih hijau dan asri.Kedua orang tuaku pindah tempat kedusun
ini, ketika masa kelahiranku tiba.Bapak terpaksa meninggalkan pekerjaannya,
sebab ibu akan melahirkan aku anak ke-4nya.Entah alasan apa yang membuat bapak
dan ibu melepaskan pekerjaan dan kehidupan dikota sebagai warga kelas
menengah.Yang jelas, sejak aku lahir, kehidupan keluargaku dalam keadaan
terbatas.Aku tidak tahu,kehidupan dikota itu seperti apa, kelas menengah itu
apa? Yang kutahu, kata orang kehidupan kami miskin tapi cukup.Yang kutahu
kehidupan kami penuh cinta dan bahagia.Karena itu bapak memberiku nama ‘Cinta’
dengan harapan semoga dikemudian hari aku bisa menabur cinta, menangkis semua
kejahatan manusia diatas muka bumi ini! Amien.
*****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar